Assalamualaikum kawan kawan semua... jumpa lagi dengan Nida di sini...
di acara Ci... .Luk.. Mba.....
![]() |
| hello, what is ur name? |
Let Me introduce myself.
My name is Nida Nur Hanifah, N-I-D-A, just call me nida. Adapun julukan-julukan asing yang selama ini beredar seperti Nid-nid, nid-Nud, ninid, Ndul, dan lain sebagainya murni bukan berasal dari diri saya pribadi. Arti dari sebuah nama sangat penting kawan-kawan, seperti embel-embel gelar kerajaan yang menandakan bahwa seseorang itu berdarah biru alias turunan ningrat, tapi lebih dari itu sebenarnya. Nama adalah sebuah doa. doa yang diharapkan oleh orang tua atas kelahiran seorang anak. jadi ungkapan "apalah arti sebuah nama" sekarang itu sangat tidak relevan.
Ambillah contoh berbagai nama berikut:
1.Siti Migrofatun, adalah nama yang diberikan oleh orang tua yang sok ingin menamakan anaknya dengan nama ke-"arab-araban". padahal mereka tidak mengetahui apa arti migrofatun. Siti sendiri sebenarnya merupakan panggilan, singkatan dari sayyidati yang berarti "nyonyaku". jadi kalau ada orang arab ngeliat ada emak manggil2 anaknya yang namanya siti dia pasti bakal ketawa ketawa kali ya... sambil keheran heran. Di indonesia itu dunia kebalik, masa anak jadi tuan emaknya sendiri! Ada berbagai nama yang sebenernya kalo dipakai bisa punya interpretasi yang tidak baik , tapi sampai sekarang masih ada kaya chosyiah (penakut), Khotiah (yang berbuat salah), khodimah (pembantu) dll.
2.Nama2 indonesia seperti pulung, pengki,panjul, dll yang jelas2 meaningnya gak bagus.
3.Ada juga sih yang ngambil dari nama2 ilmiah kaya Aurellia Aurita (ubur-ubur), Amanita (jamur racun), Oriza Sativa (Padi), hehehe (^^)v tapi sampe sekarang emang belum pernah nemu yang namaya Pongo Pygmaeus. Palingan Pongky... atau jangan jangan Pongky itu gabungan kata dari Pongo dan Ongky... :p
4. Atau yang paling sering adalah nama campuran yang kebarat-baratan campur nama indonesia. ini sih udah gak asing lagi apalagi di kalangan Artis. (pusing deh).
Yah, sebenarnya gimanapun yang ngasih nama-nama itu gak bisa disalahin. suka-suka mereka mau menamai dirinya atau anaknya apa. tetapi alangkah bangusnya kalo nama itu juga ada meaningya.
Tapi jadi saya inget pas ujian asrama bahasa arab sama ustazah eka...
"nida, ma ma'na ismuki?" (nida, apa arti namamu)
saya jadi berpikir. mengingat cerita basi yang sering diucapkan oleh ayah...
"lianna waliadaini rojaanii an akuna munadiah.... munadia yunadi lil iman"
cleb cleb cleb cleb....
Saya merasa tidak menjadi seperti nama saya...
jangankan menyeru, berbicara pun rasanya sulit bukan main.
padahal saya sendiri yang bilang tadi bahwa nama adalah sebuah doa. tapi sebenarnya doa itu hanya akan ada di awang awang kalau hanya terucap dan tak sedikitpun berbuat.
Nge-Blog. insya Allah merupakan salah satu langkah kongkrit untuk mewujudkan Nama Diri. Diri yang seperti namanya.
Dengan nge-Blog saya mencoba menulis apa yang ada dalam pikiran, maupun berbagai pengetahuan yang saya dapatkan. Juga tak Kalah, Memoar-memoar perjalanan hidup yang dapat diambil hikmahnya.
Doakan saya untuk istiqomah, kawan!
